web Hosting Tua Bangka Yang Masih Beroperasi


Hosting tua bukan hanya sekedar angka umurnya, juga bukan karena keriputnya. Ngapain pake tagline melayani sejak tahun blablabla, tapi layanannya gitu-gitu aja, artinya mereka itu fixed mindsetnya, gak kreatif, gak ada inovasi, gak adaptif dengan perubahan, dan biasanya mereka itu hari-harinya hanya nongkrong disini.

Jauh-jauh dari provider macam ini, tapi kalo hanya dilihat-lihat aja sih gak papa.. ;)
 
M
Hosting tua bukan hanya sekedar angka umurnya, juga bukan karena keriputnya. Ngapain pake tagline melayani sejak tahun blablabla, tapi layanannya gitu-gitu aja, artinya mereka itu fixed mindsetnya, gak kreatif, gak ada inovasi, gak adaptif dengan perubahan, dan biasanya mereka itu hari-harinya hanya nongkrong disini.

Jauh-jauh dari provider macam ini, tapi kalo hanya dilihat-lihat aja sih gak papa.. ;)
Mungkin sepuh rasa bocil om lagi imut-imut nya dan gak melek perkembangan teknologi. Biasa orang tua dulu memang umumnya begitu, jadi harap maklum. Ketawa dikit aja.

Provider luar negeri yang sepuh legend senyam-senyum nih :16: dengan khas masing-masing.
 
Mungkin sepuh rasa bocil om lagi imut-imut nya dan gak melek perkembangan teknologi.
Dan di forum ini masih banyak yang seperti ini. Jualan gak transparan, ditanya spesifikasi server gak dijawab, kasih SS benchmark eh diedit, kasih diskon penuh syarat, dll.

Dan di forum ini (ini forum sepuh juga kan ya?) masih berlaku pola-pola Feodal pada sebagian usernya, ada tuan, mister, master, blablabla.. Berjarak dan gak akrab, diskusi jadi gak asik!
 
Connectindo telah melayani sejak 2008 dan masih terus aktif dan berkembang mengikuti teknologi sekarang ;)
 
Dan di forum ini masih banyak yang seperti ini. Jualan gak transparan, ditanya spesifikasi server gak dijawab, kasih SS benchmark eh diedit, kasih diskon penuh syarat, dll.

Dan di forum ini (ini forum sepuh juga kan ya?) masih berlaku pola-pola Feodal pada sebagian usernya, ada tuan, mister, master, blablabla.. Berjarak dan gak akrab, diskusi jadi gak asik!

Penggunaan "tuan" di forum ini seingat saya dulu bertahun silam (waktu saya masih pakai akun lain) karena biar ada kekhasan, semisal "g-a-n" di Kaskus, ada threadnya di forum ini, bahkan kalo kita tulis "g-a-n" di forum ini tanpa garis otomatis akan berubah jadi "tuan". Jadi murni karena itu ya kalo saya pahami sih. Tapi pastinya dengan bertambah member group ini, member belakangan bisa aja bingung (atau langsung mengikuti).

Terlepas dari itu, kalau dari pengalaman pribadi berinteraksi dengan orang yang beragam latar belakang, masalah penggunaan sebutan di depan nama itu ternyata tidak sesimpel yang dibayangkan. Ada orang-orang yang keberatan ketika: dipanggil nama saja (kok rada ga sopan ya?), ada juga yang keberatan dipanggil pak (emangnya saya bapak kamu), bu (saya belum setua itu), bos (red flag nih manggil orang sebutan bos), om (dih, kaya om-om), bro (kaya --sensor-- manggil bro), mas (saya bukan orang Jawa), kak (sok kenal), mbak (saya bukan ART -> serius ada orang berpikiran begitu ketika dipanggil mba), bang (gue bukan abang2 jualan jangan panggil bang), dek (saya bukan adikmu), nama saja (kok ngga sopan), dan seterusnya. :D
 
Last edited:
Back
Top